love ~ love ~ love ~love

love ~ love ~ love ~love

Selasa, 13 April 2010

STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL PEMBERIAN TERAPI INHALASI (NEBULIZER)


RSUP

NEBULIZER

No. Dokumentasi

No. Revisi

00

Halaman

1/2

SPO PELAYANAN KEPERAWATAN

Tanggal Berlaku

Ditetapkan di : Denpasar

Direktur Utama

Pengertian

Pelembab yang membentuk aerosol, kabut butir-butir kecil air (garis tengahnya 5-10 micron)

Tujuan

Untuk mengencerkan sekret dengan jalan memancarkan butir-butir air melalui jalan napas

Indikasi

Post extubasi

Dengan status asmatikus

Laring edema

Klien dengan sputum yang kental

Sebelum dilakukan fisioterapi napas

Pada keadaan tertentu dapat diberikan bersamaan dengan ventilator

Persiapan alat

Nebulizer dengan perlengkapannya

Obat untuk terapi aerosol bila diperlukan

Stetoscope

Aquadest

Selang oksigen

Masker transparan

Bengkok

Tissue

Prosedur kerja

1. Tahap pra interaksi

a. Cek catatan keperawatan

b. Siapkan alat-alat

c. Cuci tangan

2. Tahap orientasi

a. Berikan salam, panggil klien dengan namanya.

b. Jelaskan tujuan, prosedur dan lamanya tindakan klien dan keluarga.

3. Tahap kerja

a. Dekatkan alat-alat dengan klien

b. Hubungkan nebulizer dengan oksigen

c. Hubungkan nebulizer dengan listrik

d. Waktu dan kelembaban di stel sesuai dengan kondisi pasien

e. Sebelum nebulizer diberikan, dengar dahulu suara napas

f. Anjurkan klien napas panjang dan menghisap udara yang keluar melalui nebulizer, penghisapan udara dilakukan dari hidung dan keluar melalui mulut

g. Setelah 10 kali napas, anjurkan klien untuk batuk dan mengeluarkan dahaknya

h. Stop nebulizer, lakukan clapping untuk mempermudah mengeluarkan sekret

i. Dengarkan lagi suara napas dengan stetoscope

j. Apabila masih terdengar suara ronchi, dapat diulangi lagi

k. Mulut klien dibersihkan dengan tissue

l. Alat-alat dibereskan

STANDAR PROSEDUR OPERASIONAL PEMBERIAN TERAPI INHALASI (NEBULIZER)

RSUP

NEBULIZER

No. Dokumentasi

No. Revisi

00

Halaman

1/2

SPO PELAYANAN KEPERAWATAN

Tanggal Berlaku

Ditetapkan di : Denpasar

Direktur Utama

Prosedur kerja

4. Tahap terminasi

a. Evaluasi hasil kegiatan

b. Akhiri pertemuan dengan cara yang baik

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar